Melindungi aplikasi dari penyalahgunaan pengembalian dana

  • Luncurkan

Google menggunakan model risiko lanjutan untuk mendeteksi transaksi penipuan dan membantu melindungi Anda dari transaksi tersebut. Namun, Anda dapat menambahkan perlindungan tambahan dengan menerapkan software pemantauan pengembalian dana, dan menganalisis data Anda untuk mengidentifikasi aktivitas pengembalian dana mencurigakan serta bertindak untuk mencegah penyalahgunaan pengembalian dana.

Mengapa cara ini berhasil

Google Play menggunakan sistem pencegahan penipuan yang komprehensif untuk mendeteksi pembelian palsu dan permintaan pengembalian dana yang tidak jujur, selama 48 jam setelah pembelian ketika pengembalian dana tersedia langsung dari Google Play. Setelah 48 jam, pelanggan harus menghubungi Anda untuk meminta pengembalian uang. Membuat backend yang menawarkan tampilan pengembalian dana yang komprehensif akan memungkinkan Anda mendapatkan kontrol tambahan atas proses pengembalian dana. Kemudian Anda dapat menggunakan sistem ini untuk mendeteksi dan bertindak atas upaya penyalahgunaan pengembalian dana.

Praktik terbaik

  • Tambahkan versi hash ID pengguna ke parameter accountId metode getBuyIntentExtraParams agar ID akun dalam game dikirim ke Google. Data ini membantu Google menganalisis upaya penipuan dan mencegah transaksi penipuan.
  • Pantau pengembalian dana dalam sistem backend Anda. Mulailah dengan mengirim data pembelian (termasuk purchaseToken dan orderId) dari aplikasi dan game Anda ke server. Kemudian, lacak status pengembalian dana semua pesanan Anda dengan menggabungkan penggunaan Voided Purchases API (untuk mendapatkan detail pembelian yang dibatalkan, dikembalikan dananya, atau ditagih kembali), Purchased Product API (untuk mendapatkan status pembelian dalam aplikasi), serta download command-line (gsutil) terkait estimasi penjualan dan laporan penghasilan.
  • Analisis data di backend Anda untuk mengidentifikasi pengguna yang mencurigakan dengan mencari petunjuk umum seperti pengembalian dana berulang atau banyaknya perangkat yang terkait dengan pengguna yang sama. Kemudian, bertindaklah, misalnya, dengan menambahkan batasan akun untuk pengguna yang mencurigakan atau memblokir akun tersebut.
  • Pantau media sosial dan situs lelang online untuk melihat apakah terdapat penjualan produk dalam aplikasi Anda yang mencurigakan.