Google berkomitmen untuk mendorong terwujudnya keadilan ras bagi komunitas Kulit Hitam. Lihat caranya.

Pemecahan masalah dan masalah umum untuk Android Emulator dan image sistem

Halaman ini berisi daftar masalah umum, solusi, dan tips pemecahan masalah untuk Android Emulator.

Jika Anda menemukan masalah yang tidak tercantum di sini, atau tidak berhasil menggunakan solusi yang diberikan di sini, silakan laporkan bug.

Memeriksa ketersediaan ruang disk

Untuk menghindari crash dan hang akibat kapasitas disk yang tidak cukup, emulator akan memeriksa ketersediaan kapasitas disk kosong pada saat memulai, dan tidak akan memulai kecuali jika tersedia ruang kosong sebesar 2 GB. Jika emulator tidak dapat dimulai, periksa untuk melihat bahwa Anda memiliki ruang disk kosong yang memadai.

Software antivirus

Karena banyak paket software keamanan dan antivirus yang bekerja dengan memonitor setiap operasi baca dan tulis, penggunaan perangkat lunak semacam ini dapat mengurangi performa alat seperti Android Emulator.

Banyak paket antivirus yang memiliki kemampuan untuk mengizinkan akses ke aplikasi tertentu, sehingga aplikasi tersebut dapat beroperasi tanpa penurunan performa. Jika performa penyimpan atau pemuatan snapshot AVD Anda tidak optimal, Anda dapat meningkatkannya dengan mengizinkan akses ke aplikasi Android Emulator dalam software antivirus Anda.

Dampak terhadap performa ini berbeda-beda untuk setiap paket software antivirus. Jika menginstal software antivirus lain di luar yang disertakan dengan sistem operasi, Anda dapat menjalankan pengujian sederhana untuk menentukan software antivirus mana yang memiliki efek performa lebih besar pada beban emulator dan operasi penyimpanan.

Beberapa software antivirus mungkin tidak kompatibel dengan Android Emulator.

Jika Anda menggunakan software Avast dan kesulitan menjalankan Android Emulator, coba nonaktifkan Use nested virtualization when available dan Enable Hardware assisted virtualization dalam setelan Troubleshooting Avast. Selain itu, setelah virtualisasi hardware Avast dinonaktifkan, pastikan HAXM disiapkan kembali dengan tepat melalui penginstalan ulang HAXM terbaru secara penuh dari SDK Manager.

HAXM pada Mac OS versi lama dan tidak didukung

Jika menggunakan Android Emulator pada Mac OS X versi lama dan tidak didukung (seperti 10.9), maka Anda mungkin perlu menggunakan HAXM versi lama (6.1.2).

Android Emulator lambat setelah diupdate

Sejumlah faktor eksternal dapat menyebabkan Android Emulator berjalan lambat setelah diupdate. Untuk mulai memecahkan masalah, lakukan langkah-langkah berikut:

  • Jika Anda menjalankan Android Emulator di Windows, periksa apakah Anda telah menginstal Windows Update KB4013429 dan KB4015217. Sebagian pengguna melaporkan peningkatan performa Android Emulator setelah meng-uninstal update ini. Pengguna juga melaporkan peningkatan performa Emulator setelah menginstal Windows Update KB4015438.
  • Jika Anda menggunakan GPU Intel (dan khususnya, Intel HD 4000), pastikan Anda telah mendownload dan menginstal driver grafis Intel terbaru.
  • Jika komputer Anda menggunakan GPU Intel HD 4000 dan GPU diskret, nonaktifkan GPU Intel HD 4000 di Device Manager untuk memastikan Anda menggunakan GPU diskret.
  • Coba jalankan emulator menggunakan mode -gpu angle, -gpu swiftshader, atau -gpu guest. Untuk informasi lebih lanjut tentang mengonfigurasi opsi akselerasi grafis melalui command line, lihat Mengonfigurasi akselerasi hardware.
  • Pastikan router Anda tidak menggunakan alamat IPv6 jika Anda tidak memiliki koneksi IPv6.

Jika Anda masih mengalami masalah dengan Android Emulator yang lambat, silakan Laporkan bug dengan menyertakan detail Android Emulator yang diperlukan agar kami dapat menyelidikinya.

Windows: RAM yang tersedia dan commit charge

Saat dimulai, emulator perlu menginisialisasi RAM sistem operasi tamu Android. Di Windows, emulator akan meminta Windows untuk memperhitungkan seluruh ukuran memori tamu pada waktu mulai, meskipun selama operasi yang sebenarnya, memori tersebut dapat digunakan sesuai permintaan. Emulator meminta seluruh jumlah memori tamu pada waktu mulai karena Windows konservatif dalam memastikan ketersediaan RAM fisik dan pagefile yang cukup untuk menampung seluruh potensi rangkaian kerja. Hal ini sebagai jaga-jaga dalam skenario terburuk, di mana semua memori tamu digunakan dengan cepat, tanpa ada kesempatan untuk membuang atau membebaskan memori.

Terkadang, saat emulator meminta Windows untuk memperhitungkan seluruh ukuran memori tamu ini, permintaan tersebut melebihi batas commit saat ini, yaitu total RAM fisik dan pagefile yang tersedia. Dalam hal ini, Windows tidak dapat menjamin bahwa rangkaian kerja dalam skenario terburuk akan sesuai dengan RAM fisik atau pagefile, dan emulator gagal dimulai.

Umumnya, jumlah ruang hard drive yang dialokasikan untuk pagefile plus RAM fisik lebih dari cukup untuk sebagian besar kasus penggunaan emulator. Namun, jika Anda mengalami kegagalan saat memulai emulator karena melampaui batas commit, sebaiknya Anda memeriksa commit charge saat ini, yang terletak pada tab Performance di Windows Task Manager. (Untuk membuka Task Manager, tekan Ctrl+Shift+Esc.)

Anda dapat mengurangi kemungkinan terlampauinya batas commit dengan beberapa cara:

  • Mengosongkan RAM fisik sebelum meluncurkan emulator dengan menutup aplikasi dan file yang tidak digunakan.
  • Menonaktifkan utilitas pengelolaan dan kompresi memori pihak ketiga. Utilitas ini terkadang tidak efisien dan dapat menimbulkan commit charge berlebih yang mengakibatkan sistem Anda mendekati batas commit.
  • Menggunakan ukuran yang dikelola sistem untuk pagefile Windows, yang dapat secara fleksibel dan dinamis meningkatkan ukuran pagefile (dan juga batas commit) sebagai respons terhadap peningkatan permintaan dari emulator dan aplikasi lain.

    Untuk informasi selengkapnya tentang commit charge dan mengapa pengaturan fleksibel berfungsi paling efektif, baca artikel Microsoft ini.