Menggunakan Compose di aplikasi

Jetpack Compose dirancang untuk bekerja dengan pendekatan UI yang sudah ada berbasis tampilan. Jika Anda membuat aplikasi baru, opsi terbaik adalah menerapkan seluruh UI Anda dengan Compose. Namun, jika Anda memodifikasi aplikasi yang sudah ada, Anda mungkin tidak ingin sepenuhnya memigrasikan aplikasi sekaligus. Sebagai gantinya, Anda dapat menggabungkan Compose dengan penerapan desain UI yang sudah ada.

Ada dua cara utama untuk mengintegrasikan Compose dengan UI berbasis tampilan:

  • Anda dapat menambahkan elemen Compose ke UI yang sudah ada dengan membuat layar baru berbasis Compose, atau dengan menambahkan elemen Compose ke aktivitas, fragmen atau tata letak tampilan yang sudah ada.

  • Anda dapat menambahkan elemen UI berbasis tampilan ke dalam fungsi yang dapat dikomposisi. Dengan melakukannya, Anda dapat menambahkan tampilan Android ke dalam desain berbasis Compose.

Cara terbaik untuk memigrasikan seluruh aplikasi ke Compose adalah dengan membuat perincian yang dibutuhkan project secara bertahap. Anda dapat memigrasikan satu layar dalam satu waktu, atau bahkan satu fragmen atau elemen UI lain yang dapat digunakan kembali dalam satu waktu. Anda dapat menggunakan beberapa pendekatan yang berbeda:

  • Pendekatan bottom-up mulai memigrasikan elemen UI yang lebih kecil di layar, seperti Button atau TextView, diikuti dengan elemen ViewGroup sampai semuanya dikonversi menjadi fungsi yang dapat dikomposisi.

  • Pendekatan vertikal mulai memigrasikan fragmen atau container tampilan, seperti FrameLayout, ConstraintLayout, atau RecyclerView, diikuti dengan elemen UI yang lebih kecil di layar.

Pendekatan ini mengasumsikan bahwa setiap layar bersifat mandiri, tetapi Anda juga dapat memigrasikan UI bersama, seperti sistem desain, ke Jetpack Compose. Lihat Mengintegrasi Compose dengan UI yang sudah ada untuk informasi selengkapnya.

Halaman berikut memberikan detail cara mengintegrasikan Compose dengan aplikasi yang sudah ada: